Selasa, 12 Desember 2023
UAS semester 1
Rabu, 06 Desember 2023
pertemuan 13
mekanisme reaksi addisi
obat yang melibatkan konsep reaksi adisi dalam struktur kimianya, baik dalam mekanisme kerjanya maupun dalam proses sintesisnya. Beta-laktam Antibiotik (seperti Penisilin): Antibiotik ini memiliki cincin beta-laktam dalam strukturnya yang rentan terhadap reaksi adisi nukleofilik oleh enzim bakteri. Ini adalah bagian utama dari mekanisme kerja antibiotik ini dalam menghambat sintesis dinding sel bakteri.
Ikatan rangkap karbon-karbon. Ikatan rangkap karbon-karbon adalah jenis ikatan yang paling umum mengalami adisi. Contoh obat yang mengandung ikatan rangkap karbon-karbon adalah ibuprofen, aspirin, dan parasetamol.
Ikatan rangkap karbon-oksigen. Ikatan rangkap karbon-oksigen juga dapat mengalami adisi. Contoh obat yang mengandung ikatan rangkap karbon-oksigen adalah asam folat, vitamin C, dan vitamin E.
Ikatan rangkap karbon-nitrogen. Ikatan rangkap karbon-nitrogen dapat mengalami adisi, tetapi reaksinya lebih lambat daripada adisi pada ikatan rangkap karbon-karbon atau karbon-oksigen. Contoh obat yang mengandung ikatan rangkap karbon-nitrogen adalah obat-obatan antihistamin, seperti difenhidramin dan loratadin.
Gugus karbonil. Gugus karbonil (C=O) dapat mengalami adisi nukleofilik. Contoh obat yang mengandung gugus karbonil adalah obat-obatan antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan aspirin.
Adisi pada struktur obat dapat terjadi secara spontan atau dikatalisis oleh enzim. Adisi spontan terjadi secara cepat dan tidak membutuhkan katalis. Adisi yang dikatalisis oleh enzim terjadi secara lebih lambat dan membutuhkan enzim sebagai katalis.
pertemuan 12
Reaksi asam basa menurut arhenius, Brownsted lowry dan Lewis
konsep asam basa arhenius dan lowry dalam Kerja obat maag untuk menetralkan lambung
- Teori asam basa Arrhenius: Menurut teori ini, asam adalah senyawa yang cenderung melepaskan proton (H+), sedangkan basa adalah senyawa yang menerima proton (H+). Semua asam Arrhenius merupakan asam Bronsted-Lowry dan semua basa Bronsted-Lowry mengandung OH.
- Teori asam basa Bronsted-Lowry: J.N. Bronsted dan T.M. Lowry mendefinisikan asam sebagai donor proton (mengandung proton yang dilepaskan) dan basa sebagai penerima proton (menerima proton yang dilepaskan). Asam basa konjugasi adalah senyawa yang mendapatkan tambahan dari satu atom hidrogen dari reaktan.
- Reaksi asam basa dengan larutan yang menjadi basa:HCl + NH3 → HNH_4Cl + NH_2
- Reaksi asam basa dengan bahan kimia lain sebagai donor proton atau penerima proton:HCl + NaOH → NaCl + OH_2
UAS semester 1
jawaban uas nomor 2 jawaban uas nomor 3 jawaban uas nomor 4 Saya Alya Okta Rahmadini kelas 1B sudah mendapat 1 bonus 5 point sehingga hanya ...